Tips Aman Belanja di Tanah Suci

Sahabat ihram, membeli oleh-oleh di Tanah Suci sudah menjadi tradisi bagi para Jamaah haji ataupun umroh yang akan kembali ke Tanah air. Buah tangan tersebut biasanya akan dibagi-bagikan kepada sanak saudara, tetangga, teman, dan kerabat lainnya.

 travel haji plus terbaik di jakarta

Khususnya pada saat musim haji, banyak pedagang yang menjajakan aneka barang dagangan di Tanah Suci, baik di Madinah,Makkah, ataupun Jeddah. Mulai dari kurma, madu, makanan, suvenir, peralatan shalat, hingga aksesori ibadah lain semisal pin jilbab dan tasbih, semua tersedia di sana. Bahkan, ada toko-toko dan kawasan khusus yang memang ditujukan untuk memanjakan jamaah saat berbelanja.

Nah, untuk Anda yang sudah mendaftarkan diri di travel haji plus terbaik di jakarta berencana dan membeli cinderamata baik di Mekkah atau di Madinah, sebaiknya Anda mempersiapkan beberapa tips saat berbelanja. Yuk disimak!

1. Perhatikan Kuota Barang Bawaan

Jangan terlalu asik berbelanja, kamu juga harus memperhatikan keuangan serta batas maksimum barang bawaan. Jangan sampai barangmu harus ditinggalkan karena melebihi kuota bagasi.
Umumnya, maskapai memberikan kuota bagasi seberat 32 kg. Bila melebihi ketentuan, maka penumpang akan dikenakan biaya tambahan yang tidak sedikit, atau kemungkinan terburuknya kamu harus meninggalkan barang belanjaan.

2. Pandai2-lah menawar

Banyak pedagang di Arab Saudi yang sering menaikkan harga barang gila-gilaan. Tak jarang, pedagang tersebut menyebutkan harga penawaran sampai 200 persen dari harga normal. Di sini pentingnya menawar. Anda dapat menawar barang hingga 30 persen dari barang yang disebutkan. Kemudian dinaikkan sedikit demi sedikit supaya mencapai harga kesepakatan.

Tak perlu takut untuk menawar karena selain banyak pedagang yang sudah menguasai bahasa Indonesia ala kadarnya, Anda juga bisa menggunakan kalkulator untuk menawar. Perlu diingat juga, hampir semua toko di tempat wisata belanja menerima rupiah sebagai alat pembayaran. Jadi, tak perlu khawatir jika kehabisan riyal.

3. Hati-Hati Dengan Barang Palsu

Yang tidak kalah penting, kamu harus selalu memperhatikan keaslian barang. Tak sedikit barang palsu atau berkualitas buruk dijual oleh para pedagang. 
Misalnya saja tasbih dari kayu koka. Biasanya, tasbih ini dijual dengan harga yang tidak murah, karena kabarnya tongkat kayu Nabi Musa terbuat dari kayu jenis tersebut. Jadi, jika ada yang menjual dengan murah bisa saja barang itu palsu.
Namun, tidak semua barang dengan harga murah berarti palsu. Dibutuhkan kejelian untuk membedakan barang asli dan palsu, agar tidak tertipu. 

4. Berbelanja Berkelompok

Jangan pernah berpencar dengar rombongan saat di tanah suci. Selain untuk keamanan dan keselamatan, dengan berkelompok juga dapat membantu Anda saat berbelanja.  Cara ini bukan tanpa alasan, menurut para jamaah yang sudah beribadah di tanah suci, biasanya para pedagang akan memberikan harga yang jauh lebih murah jika kita membeli dagangan mereka dalam jumlah banyak. Misalnya, untuk sorban, jika Anda membeli minimal satu lusin, maka akan mendapatkan harga dengan selisih 5 riyal sampai 10 riyal lebih untuk per item nya. Cara ini sangat efektif untuk menekan pengeluaran Anda saat berburu merchandise

5. Buat Perencanaan 

Sebelum pergi ke Tanah Suci, sebaiknya buat daftar barang apa saja yang akan dibeli. Hindari membeli barang yang tidak penting atau yang sebenarnya juga dijual di Indonesia.
Sebaiknya, dahulu kan membeli barang yang sudah ada dalam daftar belanjamu. Jika ada budget lebih, baru kemudian beli barang lainnya. Cara satu ini akan membantumu untuk mengerem pengeluaran dan membeli barang yang tidak perlu.

Komentar